Sabtu, 04 Juni 2011

[Jasmerah] Sebuah surat untuk presiden







Pada tanggal 12 April, Presiden eIndonesia saat itu yaitu Isnuwardhana mengirimkan PM ke Perdana Menteri Australia, meminta mereka mempersiapkan diri menghadapi serangan Indonesia. Tapi setelah ditunggu balasan dan tanggapan, dan melihat media Australia tenang-tenang saja, maka:

Pada tanggal 13 April proposal perang melawan Australia diajukan Kongres, dan tanggal 14 April 2008, secara resmi perang dinyatakan antara eIndonesia dengan Australia. Perang pertama bagi bangsa Indonesia.

-HAL: INSTRUKSI PERANG DAN STRATEGI
NAMA: Operasi Kangguru

Diinformasikan kepada seluruh tentara agar bisa menyerang dengan kekuatan PENUH pada saat KRITIS yaitu:
DAY 146 23.00 waktu EREP ATAU 15 April 2008 pukul 13.00 WIB hingga penaklukan selesai dilakukan.
Pastikan seluruh anggota divisi PAHAM akan hal ini dan berada dalam wilayah Target Operasi SIAP berduel(Click Join Attacker).
Bila pada waktu yang ditentukan berhalangan, harap bisa melakukan serangan sebelum waktu kritis untuk melemahkan lawan.
BERIKUT ADALAH TARGET OPERASI SETIAP DIVISI
Divisi: Elit(Strength 5 ke atas)
Target Operasi: Queensland (Ibukota: Brisbane)
Divisi: Dalang(Strength 4 – 4.99)
Target Operasi: Queensland (Ibukota: Brisbane)
Divisi: Capung(Strength 3 – 3.99)
Target Operasi: Western Australia (Ibukota: Perth)
Divisi Baja(Strength di bawah 3)
Target Operasi: Northern Teritory (Ibukota: Darwin)”


Tertanda:
Departemen Pertahanan.-

Hasilnya:



  • Pada tanggal 15 April, pasukan eIndonesia berhasil menaklukkan wilayah Queensland (beribukota Brisbane), Northern Territory (beribukota Darwin) dan Western Australia (beribukota Perth).
  • Pada tanggal 16 April, South Australia (beribukota Adelaide) direbut,
  • Pada tanggal 17 April New South Wales (Ibukota Australia, Canberra) dan Victoria (beribukota di Melbourne) ditaklukkan.
  • Pertempuran terakhir di Tasmania (beribukota Hobart) berakhir pada tanggal 18 April 2008. Dengan ini eIndonesia berhasil menguasai seluruh wilayah Australia.

Dalam pertempuran di Queensland, muncul pahlawan dari pihak Australia bernama Zaney, yang berhasil mengalahkan 60 orang prajurit eIndonesia seorang diri sebelum akhirnya melarikan diri. Atas prestasinya, eIndonesia menjulukinya sebagai si “Pitung”


Perayaan 1 tahun eRepublik ditandai dengan kutipan bersejarah dari isnuwardhana yang juga menyinggung mengenai pembebasan Australia oleh negara kita:
This is the longest game I ever played. But not only that: it’s the connection between people. Friendship, rivalry, cooperation, competition, trust, and so much more to understand, even I myself never met these people in person. Perhaps with the newly announced independence of Australia, we can learn to trust. For all the people in Erepublik I know, thank you.


Congratulations to Erepublik
Happy birthday Erepublik Indonesia
We still have more history to be written.


- Berita Sehat, Isnuwardhana


Pada tanggal 4 November 2008, pertempuran Perang Dunia I yang tertunda dua bulan kembali dibuka. Dunia untuk pertama kalinya melihat model perang baru dengan menggunakan angka Tembok (Wallpoints) bukannya pertarungan model PvP (Duel pemain lawan pemain).



Melihat semangat eIndonesia makin terpuruk, n3m0 mengajukan tantangan nekad kepada seluruh negara ATLANTIS untuk membebaskan Australia. “Coba kalau bisa!” Tantangnya, meski hatinya kebat-kebit. Negara-negara ATLANTIS sontak langsung menjawab tantangan, menghentak ganas demi membantu Australia.

Pada tanggal 8 November 2008, pihak Australia melancarkan perang kemerdekaan di New South Wales. Bersamaan dengan itu ATLANTIS melancarkan perang kemerdekaan di Western Cape, Eastern Cape, dan West Australia. Pemberontakan itu berlangsung sengit sekali hingga pada suatu titik semua terlihat sepertinya eIndonesia akan mengalami kekalahan di New South Wales. Kala itu poin tembok sudah mencapai -60,000 lebih…

“Pukul dua pagi adalah waktu kritis. Presiden eIndonesia n3m0 dalam perjalanan pulang terpaksa mampir ke sebuah poskamling demi berteduh dan online. Di tengah deraian hujan deras di luar, mati-matian melindungi laptopnya dari serangan air hujan yang menetes-netes, mengancam kelangsungan koneksi dan komunikasi yang sewaktu-waktu bisa terputus. Di layar monitor yang berkedip-kedip blink-az curhat terus menerus dari pagi hingga pagi lagi”

Perang tidak hanya terjadi di eRepublik saja, tetapi juga sampai ke ranah cyberwarfare, bahkan sampai adu lempar melempar makanan Q1 ke musuh (maupun rumah Q4 oleh salah seorang warga eIndonesia saking semangatnya)

Sementara serbuan ATLANTIS tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. n3m0 lelah luar biasa, pesimis dan putus asa. Ia memberikan komando terakhir sebelum keluar dari irc. Komando untuk perang gerilya, tanda ia telah pesimis.

5-6 jam ia tidak online. Hingga mendadak datang telpon dari DonAgung. “Mo!! Menang Mo!! Kita menang Mo!!”

Saat itu juga n3m0 menangis. Ia menangis kembali saat masuk ke dalam irc room, di mana anak-anak warga eIndonesia sedang berteriak-teriak menang! Merdeka!

Setelah pemberontakan dan gempuran ATLANTIS berhasil diredam, semangat dan nasionalisme eIndonesia beranjak pulih. Pemerintah eIndonesia dan Australia menyetujui pemberian kemerdekaan kepadaAustralia dan pelepasan Victoria dan New South Wales kepada Australia.

Ini adalah bukti bahwa eIndonesia adalah negara yang besar dan memiliki simpati atas nasib negara-negara kecil. Sejak saat itu Australia menjadi sahabat kita yang dapat diandalkan dan setia.

Pada periode Mei 2009 juga ditandatangani perjanjian pengembalian wilayah Tasmania, South Australia, dan West Australia yang sekiranya akan dilakukan dalam tempo 3 bulan ke depan.




Operation Western Australia
April 2010





Prelude: Cerb & Blackmanta

Awal mula perperangan tersebut adalah ketika Perdana Menteri (Presiden Australia in-game) Cerb (keturunan eAmerika yang berganti KTP menjadi eAustralia) iseng-iseng menyerang Papua, Indonesia pada 16 Maret 2010; memanfaatkan militer Australia yang bersiaga terhadap Indonesia akibat bersekutu dengan Brazil menginvasi Australia Desember 2009.

Tercatat ini adalah pertama kalinya wilayah asli Indonesia diserang. Serangan ini malah merugikan Australia, karena membuat siaga semua sekutu Indonesia (saat itu sekutu hanya membantu ketika wilayah asli diserang). Pakistan, Hungary, Turki, Rusia, Inggris, Slovenia, dan Brazil adalah sekutu-sekutu Indonesia saat itu.

Seminggu kemudian, pada 23 Maret 2010, presiden Indonesia saat itu, Blackmanta, mengalami kesurupan (dihack). Dia menyerang Northen Teritory, Australia. Berkat protes banyak pemain Indonesia, admin memerintahkan militer kedua negara untuk menghentikan perperangan. Sekutu-sekutu Australia (Amerika, Kanada, Yunani, India, dan Polandia) dibatalkan kesiagaannya oleh admin.

Indonesia menyerang Australia
Lebih dari 2 minggu kemudian, pada 9 April 2010, Arya Gunawan, presiden terpilih April 2010, melanjutkan penyerangan pada Northen Teritory, Australia. Saat itu militer Australia sedang disibukkan wilayah jajahannya di Afrika Selatan. Sekutu-sekutu Australia kembali bersiaga (walau Kroasia menggantikan India) dan Australia berhasil memenangkan pertempuran tersebut, walau berlarut-larut.

Atas nasihat Blackmanta, Arya Gunawan menyerang Western Australia sebelum ganti hari berikutnya, tepatnya 28 menit sebelum. Perperangan Western Australia ini menjadi salah satu perperangan terbesar yang hanya dilampaui setelah beberapa minggu kemudian. Perperangan berlangsung lebih dari 24 jam, yang membuat militer Australia berhenti berperang dan hanya berharap admin menanggapinya.

Tanggapan admin tegas, hasil perperangan dimenangi Indonesia. Dalam artikelnya di forum, admin menyatakan “It is not over until Fat Lady sings” 
yang terjemahannya kira-kira “Tidak boleh diasumsikan selesai hingga benar-benar selesai”.

Hasil perperangan tersebut juga berkat strategi Blackmanta yang gemilang. Selain menyerang Western Australia, Indonesia juga menyerang Northern Teritory dalam waktu yang sama. Propaganda ditebarkan kepada rakyat Australia dalam bentuk Citizen Ads, seolah-olah fokus Indonesia sebenarnya adalah Northern Teritory. Presiden Australia saat itu, Xavier Griffith, terbujuk untuk melakukan perjanjian damai, yang menyebabkan Australia tidak bisa menyerang balik setelah Western Australia direbut.

Black April
Australia berhasil merebut kembali Western Australia setelah sebelumnya mendeklarasikan perang pada Day 888, 26 April 2010. Perperangan tersebut didukung besar-besaran oleh EDEN dan Brolliance, aliansi Australia berada saat itu. Lima menit sebelum Day 890, Western Australia menjadi milik Australia kembali.

Admin menghukum mati Presiden Arya Gunawan dan Ibu Negara deelune. Banyak warga negara Indonesia tertahan. Tiket-tiket pesawat dikirimkan oleh pemerintah Indonesia untuk menjemput walau harus melalui negara perantara.




= Operation Angel Demon = 




Sesudah eIndonesia terusir dari benua australia, kekecewaan bangsa eIndonesia kepada eAustralia semakin lama semakin besar, hal ini ditambah dengan bergabungnya eAustralia kedalam EDEN yang notabene adalah musuh eIndonesia . Pembatalan NAP australia dan eIndonesia serta serangan australia ke papua memicu dendam lama ini.

Pada awalnya Operasi ini hanya dilaksanakan oleh beberapa orang petualang yang bermimpi membangun benteng eIndonesia di australia. Operasi ini berhasil memasukkan beberapa anggotanya kedalam kursi kongres australia, seperti Urang_sunda dan Maki Sawwba serta menguasai beberapa partai. Tokoh utama pada saat itu adalah Kang Cahyo MK.II dan Sukm. Operasi tanpa nama ini harus berhenti ketika eIndonesia menyerang australia dan mendapatkan West Australia.

Operasi Garis Wallace

Bulan Pertama
Sesudah australia berhasil mengambilalih kembali west australia, Wonder Forward mengambilalih komando operasi tanpa nama ini dan membentuk Operasi Garis Wallace. Nama Operasi ini sendiri diambil dari nama Alfred Russel Wallace, yang berteori bahwa Papua dan Australia sebenarnya adalah satu benua, jadi secara tidak langsung Australia adalah wilayah nusantara.

Dengan memanfaatkan forum kaskus dan bayi-bayi yang lahir di West Australia, Wonder Forward berhasil mendapatkan cukup banyak suara sebagai pembuka jalan. Berbekalkan bayi-bayi kaskus ini, Operasi Garis Wallace kemudian berhasil mendapatkan kursi kongres dengan jumlah yang lumayan di australia. Pada kesempatan ini, nama MissShe mencuat tajam dan menjadi eIdola di eIndonesia. MissShe yang sempat dikira sebagai sapi ini kemudian sempat di elamar oleh Aussie Bloke, seorang penduduk australia aktif.

Kebodohan Wonder Forward yang lupa waktu running presiden mengakibatkan rencana ini pada bulan pertama gagal total.

Bulan Kedua

Berbekal pengalaman dibulan sebelumnya, Operasi Garis Wallace kemudian diatur kembali dengan nama operasi AngelDemon kemudian mengambilalih partai National Pirate Party dan mengganti namanya menjadi Heart of Cerridwen Voeland yang diambil dari nama eCinta pertama wonder forward, mantan presiden eAustralia, Cerridwen Voeland

Karena pengalaman sebelumnya dimana bayi-bayi kaskus dianggap sebagai multi oleh admin, maka angeldemon meminta bantuan dari rakyat eIndonesia dan orang-orang berpengalaman yang ingin membantu, maka terkumpullah basis masa yang solid dan tak akan dianggap multi.

Sesudah berhasil mendapatkan HCV, operasi angeldemon kemudian berusaha memasukkan anggota mereka kedalam kongres australia, dan menghasilkan cukup banyak kursi. Anggota kongres ini kemudian aktif dalam forum-forum australia dan menghasilkan informasi yang cukup berharga bagi eIndonesia.

Target berikutnya, HCV kemudian memajukan Sandygee sebagai calon presiden eAustralia tetapi hasil ini kemudian di anulir admin. Suatu kekecewaan yang sangat besar, tetapi tidak menciutkan semangat anggota, sebaliknya malah menjadi penyemangat.

Pada bulan ini juga gerakan ini sempat mengalami kendala besar dimana ketika eIndonesia mengetahui bahwa australia bisa membaca strategi-stategi eIndonesia yang dipublish di artikel karena ada seorang australia yang bernama clover333 yang bisa membaca bahasa indonesia, bahasa batak, bahasa sunda dan bahasa jawa termasuk bahasa suci indonesia, bahasa 4l4y. Mengetahui hal ini, maka tim operasi mengubah cara kerja dengan memberikan banyak informasi palsu di media untuk mengecoh pihak australia, hal ini diperlengkap dengan bergabungnya n3m0, seorang mantan presiden eIndonesiayang mengadakan kampanye media 4l4y dan sedikit banyak menteror media australia.

Bulan Ketiga

Bulan ketiga Operasi Wallace Line, Wonder Forward mengundurkan diri sebagai ketua operasi dan digantikan oleh itelat. Berbekal informasi-informasi yang didapat di dua bulan sebelumnya, kepercayaan australia kepada beberapa agen penyusup serta kolaborasi beberapa partai yang mendukung rencana ini, maka operasi garis wallace mengubah strategi.

Basis masa yang dipergunakan kali ini adalah para pemain tua eIndonesia yang kebetulan sedang tersebar di banyak tempat di eDunia, termasuk banyak mantan presiden eIndonesia termasuk Bajaj, Aban dan Bima.

Bajaj kemudian membangun satu partai baru di australia dengan nama Australian Labor And Youth (ALAY) sebagai pengecoh dan backup jika terjadi sesuatu yang tidak direncanakan. Siasat ini berhasil karena australia lebih memfokuskan diri kepada ALAY dan kurang memperhatikan partai-partai lainnya.

Operasi ini kemudian difokuskan dengan memajukan salah satu anggota partai PReI yang tertinggal di eAustralia ketika eIndonesia membebaskan banyak region australia sekitar setahun yang lalu, Pedramt

Pedramt kemudian menggunakan kesempatan ini untuk mencalonkan diri ke partai PaPP, bersikap seolah-olah seorang two-clicker dan dengan sabar mencari kepercayaan Australia. Pedramt yang kemudian di voting oleh anggota angeldemon kemudian menjadi ketua partai PaPP. Anggota angeldemon pada saat ini dengan terorganisir dengan baik memvote Pedramt kemudian segera keluar dari partai, terus memperhatikan agar perubahan suara di pemilihan ketua partai ini tidak mencolok dan mencurigakan.

Untuk mendapatkan kepercayaan australia, Pedramt kemudian mengeluarkan Wonder Forward dan Sandygee dari daftar pemilih, kemudian sekali lagi mengendorsing dirinya dan majester sebagai calon presiden untuk memberikan rasa aman kepada australia sebelum akhirnya pada jam terakhir mengendors Sandygee
 Sumber :
  1. Erepublik Hostei
  2. Vandeput News - Irvan Putra
  3. I'm In love - Regen



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan anda berkomentar, namun tetap jaga kesopanan dengan tidak melakukan komentar spam.